Kanya Williams binti Abdullah.lho? oke salah, Kanya Williams cewe muda yang duduk dibangku Greyhound High School yaitu kelas 1SMA. Dia cantik, berambut panjang bermata coklat muda baik ramah dan pandai menanyi dan bermain gitar. Tapi.. dia hobby tidur. Kebo deh lo.
“aku tau aku salah tapi maafkan aku akan berubah” –Kanya Williams.
“hah?maksud kamu? –Ron Jackson.
“siapa yang ngomong sama elo, orang gue lagi acting” –Kanya.
Anak kelas1 yaitu kelasnya Kanya lagi praktek di LabIPA. Kanya sedang bingung. Di Lab dia hanya duduk dan melamun entah memikirkan apa. Tiba-tiba saja cowo tampan mendekati Kanya ternyata Ron, cowo yang suka bangetttttttt sama Kanya.
“Kanya, kamu kenapa? Aku lihat kamu melamun saja daritadi. Ceritalah kepadaku” –Ron.
“eh.. hmm.. aku? Aku tidak apa-apa kok, aku hanya lelah saja hehehe” kata Kanya berbohong.
“sungguh?matamu bening seperti ingin menangis.kau baik-baik saja?” -Ron
“sungguh aku tidak apa. I’m fine Ron!” -Kanya
“baiklah. Jangan melamun terus yak nanti ada Sule jadi monyet” –Ron
“iya tenang saja” kata Kanya tertawa.
Dalam hati Kanya berkata Ron?cowo tampan dan sebaik dia?kenapa aku tidak suka dengannya? padahal dia perhatian sekali denganku. Ron suka denganku. Jodoh gak kemana deh.
Aku balik ke kelas dengan teman sebangkuku Rana. Rana sahabat baikku yang selalu ada saat aku sedih&senang dia ramah. Dikelas aku mengobrol bersama Rana, Sarah, dan Caroline. Seasik mengobrol.. ada yang masuk ke dalam kelas, ternyata Ron. Aku melihat dia, dia juga melihat ku. Tiba-tiba Ron menyapaku..
“Hai, Kanya” Ron menyapa dan tersenyum.
“Hai Ron! Darimana saja? Aku mencarimu.” -Kanya
“aku tadi habis makan dikantin, memang ada perlu apa?” -Ron
“tidak apa-apa cumin pengen ngobrol-ngobrol aja” -Kanya
“ayo.dimana?ditaman aja” -Ron
“baiklah” -Kanya
Mereka berdua berjalan menuju taman sekolah, disana ada ayun-ayunan juga. seperti anak TK saja. Mereka duduk dibangku kayu tua dan ada pohon disampingnya. Mereka asik mengrobrol seperti sudah sangat akrab. Perbincangan selesai.
“Kanya, mari kita ke kelas. Pelajaran akan segera dimulai lagi dan terimakasih untuk perbincangannya” –Ron
“oke sip kapan-kapan ngobrol lagi ya” –Kanya
Dikelas, Kanya dan lain-lain sedang belajar. Kanya curhat pada diri sendiri didalam hati..
aku senang saat dia berbicara kepadaku, senyumnya manis sekali. Apakah aku suka dengannya?atau hanya sekedar suka? Atau inikah namanya cinta?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar